Beras Merah Kaya Vitamin dan Mineral

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Beras Merah Dapat menyembuhkan Asam Lambung dan Maag

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Beras Merak Sangat cocok Untuk Program Diet

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Beras Merah Sangat Bermanfaat untuk pertumbuhan Bayi

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Beras Merah Sangat Efektif Untuk Penderita Lumpuh

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Beras Merah Membantu Meningkatkan Kecerdasan

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 29 Maret 2013

PANDUAN BUDIDAYA AYAM KAMPUNG


Ayam kampung biasa dibudidayakan oleh peternak di Indonesia dengan cara diumbar, atau ayam dibiarkan berkeliaran dan mencari makan sendiri. Namun cara ini dipandang kurang memiliki nilai ekonomis jika tujuan pemeliharaan untuk profit  oriented. Pola pemeliharaan ayam kampung secara intensif merupakan cara yang bisa mendatangkan keuntungan sebagai sebuah bisnis. Permintaan daging ayam kampung yang cukup besar memberikan peluang bisnis yang menggiurkan untuk budidaya ayam kampung secara intensif.

 Perawatan ayam kampung yang dipelihara secara intensif memiliki sedikit perbedaan  dengan perawatan ayam kampung cara tradisional. Selain memerlukan perhatian yang ekstra juga masalah pemberian makanan harus lebih diatur. Memelihara ayam kampung secara intensif memiliki keungulan, yaitu lebih mudah melakukan kontrol terhadap penyakit.

Agar dalam usaha budidaya ayam kampung secara intensif ini bisa berhasil, diperlukan manajemen dan tata kelola yang baik dan benar. Ada beberapa faktor yang menjadi penentu keberhasilan usaha budidaya ayam kampung secara intensif. Faktor-faktor yang penting diperhatikan dalam usaha budidaya ayam kampung secara intensif antara lain :

1. Pemilihan Bibit Ayam Kampung
Bibit ayam kampung atau lebih dikenal dengan DOC merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jika tujuan pemeliharaan ayam kampung untuk tujuan diambil daging, maka memilih DOC dari keturunan ayam yang bertubuh besar dan pertumbuhan yang cepat diprioritaskan. Selain itu waktu penetasan bibit ayam kampung (DOC) harus tepat waktu(21 hari) tidak terlalu cepat atau terlalu lama.

Ciri-ciri DOC yang memiliki kualitas bagus antara lain berdiri tegap, sehat dan tidak cacat, mata bersinar, pusar terserap sempurna, bulu bersih dan mengkilap. Jangan lupa memberikan vaksinasi sesuai usia DOC.

2. Masalah Pakan Ayam Kampung
Pakan pada ayam kampung memegang peranan yang cukup penting dalam menentukan pertumbuhan ayam kampung. Meski demikian sebenarnya pakan untuk ayam kampung tidaklah serumit pakan untuk ayam lain seperti broiler, ayam petelur dan lain-lain.
Bahan pakan yang bisa diberikan antara lain : konsentrat, dedak, jagung. Selain makanan pabrikan tersebut bisa juga diberikan pakan alternatif seperti sisa dapur/warung, roti BS, mie instant remuk, bihun BS, dan lain sebagainya. Pakan alternatif tersebut cukup bisa menghemat biaaya produksi sehingga keuntungan usaha ayam kampung bisa meningkat.

Yang terpenting dalam menyusun ransum untuk ayam kampung harus memperhatikan kebutuhan nutrisi ayam kampung yaitu protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal/kg.
Untuk Jumlah pakan yang diberikan untuk ayam kampung disesuaikan dengan usia ayam kampung itu sendiri, seperti berikut:
  • 7 gram/per hari sampai umur 1 minggu
  • 19 gram/per hari sampai umur 2 minggu
  • 34 gram/per hari sampai umur 3 minggu
  • 47 gram/per hari sampai umur 4 minggu
  • 58 gram/per hari sampai umur 5 minggu
  • 66 gram/per hari sampai umur 6 minggu
  • 72 gram/per hari sampai umur 7 minggu
  • 74 gram/per hari sampai umur 8 minggu

Selain makanan, ayam kampung memerlukan minuman. Minuman diberikan secara tidak terbatas, disediakan wadah untuk minuman, jika habis ditambahkan lagi.

Untuk mendukung keberhasilan budidaya ayam kampung, PT Natural Nusantara (NASA) mengeluarkan serangkaian produk yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produktivitas peternakan ayam kampung, baik dari segi kualitas, kuantitas, dan efektivitas. Produk tersebut di antaranya Viterna, POC Nasa, Hormonik. 

Viterna Plus merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :
  1. Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.
  2. Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh
  3. Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.
Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ternak ayam kampung, ketahanan tubuh babi, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA disarankan ditambahkan dengan Hormonik. 

Hormonik berperan sebagai zat pengatur tumbuh, di mana keberadaannya akan sangat penting dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ternak babi. Sehingga budidaya ternak 
ayam kampung bisa dilakukan dalam waktu lebih singkat tetapi tetap mendapatkan hasil yang optimal.

Pemakaian Viterna, POC Nasa, dan Hormonik bisa dilakukan sebagai campuran air minum yang diberikan sepanjang hari. Bisa pula dicampurkan sebagai pembasah pada pakan konsentrat.

3. Sistem Kandang Ayam Kampung
Ada tiga macam kandang, yakni kandang box, kandang postal dan kandang baterai. Kandang box sebagai tempat pemeliharaan anakan ayam kampung unggulan atau DOC. Disebut kandang box karena bentuknya yang memang kotak.

Dalam kadang box ukuran 1 x 1 m dapat diisi sebanyak 40 -45 DOC. Lama pemeliharaan DOC dalam kandang box +- 20 hari. Untuk menjaga kehangatan kandang diberikan lampu pada kandang box dengan suhu 30 – 32 derajat celcius.

Memasuki hari ke-21 ayam kampung dipindah ke kandang pembesaran atau kandang postal. Ukuran kandang postal menyesuaikan dengan jumlah ayam kampung yang dipelihara. Kandang postal ukuran 5 x 20 m bisa diisi sebanyak 1200 ekor ayam kampung unggulan. Lama pemeliharan dalam kandang postal ini adalah ketika ayam kampung unggulan berumur 21 hari sampai waktu panen.

Untuk kandang baterai diperlukan sebagai kandang untuk indukan atau ayam kampung petelur.
Lokasi kandang yang ideal adalah memiliki jarak dengan permukiman minimal 5 m, tidak lembab, sinar matahari pagi dapat masuk dan sirkulasi udara cukup baik. Sebaiknya memilih lokasi yang agak rindang dan terhalangi oleh bangunan atau tembok lain agar angin tidak berhembus langsung ke dalam kandang.
Sebelum kandang diisi dengan ayam kampung, perlu dilakukan penyucihamaan dengan disinfektan yang tidak berbahaya bagi ayam.

4. Pengendalian Penyakit Ayam Kampung
Penyakit pada ayam kampung kerap kali menimbulkan masalah dan kerugian yang besar. Karena itu pengendalian dan pencegahan penyakit penting untuk dilakukan. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit antara lain:
  1. Menjaga sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang dan manusianya
  2. Pemberian pakan yang fresh dan sesuai kebutuhan ternak
  3. Melakukan vaksinasi secara teratur
  4. Pemilihan lokasi peternakan di daerah yang bebas penyakit
  5. Manajemen pemeliharaan yang baik
  6. Kontrol terhadap binatang lain.

Dengan pemeliharaan ayam kampung secara intensif dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan daging ayam kampung yang semakin meningkat.

PANDUAN BUDIDAYA TERNAK BABI


Ternak babi di Indonesia sudah lama dikenal masyarakat. Hasil produksi peternakan babi  dapat memberikan keuntungan yang optimal untuk pemiliknya. Ada beberapa hal yang di butuhkan pada manajemen pemeliharaan dan budidaya babi agar hasilnya sesuai dengan harapan. Maka dari itu harus benar-benar diperhatikan langkah-langkah dalam budidaya.

Langkah-langkah Budidaya
1. Bibit
Cara berternak babi dengan menyeleksi bibit. ciri-ciri babi yang baik : letak puting simetris. ambing besar dengan saluran darah tampak jelas, tubuh padat didalam diisi, kaki kotor dan tegap

2. Pakan. 
Pemberian pakan ternak babi yang cukup. Pemberian pakan ternak babi yang baik bisa berupa jagung, shorgum, gandum, kacang kedelai, kacang hijau, umbi-umbian, tepung ikan dan lain-lain. Untuk mendukung keberhasilan budidaya peternakan babi, PT Natural Nusantara menghadirkan suatu formula nutrisi siap pakai yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan babi, khususnya kualitas, kuantitas dan efisiensi budidaya. Produk formula tersebut adalah Viterna, POC Nasa dan Hormonik.


Viterna Plus merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :
  1. Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.
  2. Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh
  3. Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.
Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ternak babi, ketahanan tubuh babi, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA disarankan ditambahkan dengan Hormonik. 

Hormonik berperan sebagai zat pengatur tumbuh, di mana keberadaannya akan sangat penting dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ternak babi. Sehingga budidaya ternak babi bisa dilakukan dalam waktu lebih singkat tetapi tetap mendapatkan hasil yang optimal.



3. Manajemen Perkandangan 
  • Cukup memperoleh cahaya matahari, bersih dan kering.
  • Ventilasi baik.
  • Drainase didalam atau di luar kandang kudu baik.
  • Didalam satu kandang, babi kudu sejenis dan seumur
Ukuran kandang yang sesuai
  • Anak babi 2, 5 x 1, 5 m/ekor
  • Babi pejantan 3 x 2 m/ekor
  • Kandang penggemukan : berat 40 kg = 0, 36 m/ekor, berat 40 - 9 kg = 0, 50 m/ekor, dan berat lebih 90 kg = 0, 75m/ekor
4. Tatalaksana pemeliharaan Cara berternak babi yang butuh didalam siklus pemeliharaan teknis, yaitu :
  • Umur kawin pertama betina 10 – 12 bln dan jantan 8 bln..
  • Umur melahirkan pertama + 14 bln..
  • Bberat lahir 1 – 1, 5 kg
  • Jumlah anak yang dilahirkan 7 – 14 ekor /induk
  • Pertambahan berat badan perhari 450 – 500 gram
  • Siklus birahi + 21 hari
  • Lama kebuntingan kurang lebih 114 hari ( 3 bln., 3 minggu, 3 hari )
  • Kembali dikawinkan sesudah melahirka 5 – 7 hari setalah penyapihan
  • Frekuensi melahirkan 2 x didalam 1 tahun
  • Umur dan berat jual 8 – 9 bln., lebih kurang 80 – 100 kg 
  • Kekuatan jantan buat mengawini betina 2 – 3 ekor betina / hari dan 3x didalam 1 minggu

Contoh susunan ransum babi                                                
  • Perode stater - Cara berternak babi (0 – 11 minggu), protein 20 – 22 persen dan sebaiknya diberi skin milk dan jagung giling dengan campuran Viterna, POC Nasa dan Hormonik.
  • Periode grower - Cara berternak babi (10 – 24 minggu), protein17 persen ditambah hijauan segar, mineral danvit serta ditrambahkan Viterna, POC Nasa dan Hormonik.
  • Penggemukan - Cara berternak babi (sampai 10 bln) diberikan pakan yang berkualitas agar diperoleh berat badan + 100 kg bibit dengan protein 14%. Pakan berkadar serat tingi dan hijauan segar. Pemberian Viterna, POC Nasa dan Hormonik sangat berperan dalam peningkatan berat badan pada ternak babi.
============================================
Bila Anda membutuhkan produk dari PT Natural Nusantara (NASA) untuk mendukung keberhasilan budidaya sapi potong, seperti : Viterna, POC Nasa, dan Hormonik, berikut ini adalah cara pemesanan produknya :

  • SMS/Telp 081227634646 untuk konfirmasi Pemesanan.
  • Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
  • Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan Pemesanan melalui BCA 4450965338 a/n Abror Yudi Prabowo atau MANDIRI 1370006554766 a/n Abror Yudi Prabowo .
  • Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081227634646.
  • Produk akan dikirim ke alamat

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More